ibu, aku ingin mengubah bintang

Dunia Yang Lebih Baik Itu Masih Mungkin!

  • November 2007
    S S R K J S M
         
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  

Debut Teranyar Tuan Presiden

Posted by esito pada November 7, 2007

Saya membayangkan sebuah auditorium besar di Hollywood sana, mungkin ruangan yang sama dengan tempat penganugerahan Academy dan Grammy Award. Disorot oleh jutaan watt cahaya, ia berdiri dengan santun, dingin dan bersahaja menerima sebuah penghargaan. Bukan Nobel perdamaian tetapi mungkin MTV Music Award. Maka disini kita akan melakukan arak-arakan melebihi kegembiraan menyambut lebaran. Penghargaan itu akan membungkam gosip-gosip seputar perceraian, pernikahan atau tentang artis-artis yang kehamilannya mencuri start dari ijab kabul.

 

Khayalan itu datang bersamaan dengan peluncuran album rekaman presiden kita. Bahkan sebelum album ini meledak di pasar, peluncurannya saja sudah menimbulkan decak kagum. Bagaimana tidak, di tengah kekisruhan ekonomi dan politik, bencana sana sini, kejahatan yang merajalela dan kemiskinan yang tidak kunjung menemukan solusi kecuali bunuh dini, presiden masih punya cukup waktu untuk menyumbangkan suara emasnya. Mungkin inilah salah satu solusi dari permasalahan bangsa ini. Sebuah suara; alunan nadanya mungkin melenakan para tikus yang tengah menggerogoti uang negara, meninabobokan orang-orang yang kelaparan, menjadi nafas yang memburu pelaku kejaharan dan membungkam gosip seputar rumah tangga Ahmad Dhani atau iri dengki beberapa penyanyi terhadap kesuksesan Kangen Band.

 

Bila album itu dikomersilkan dan dilempar ke pasar, tidak diragukan lagi album itu akan meledak. Kesuksesan ini jelas bisa terbaca karena beberapa kondisi. Pertama, presiden kita adalah tokoh paling populer di se-antero Nusantara. Popularitas itulah kunci dari semua pintu kesuksesan dalam ranah hiburan tanah air. Kedua, karena penyanyinya adalah seorang presiden. Ini sisi nyentrik yang akan menarik minat para penikmat musik. Di tengah aroganisme pemimpin banyak negara, ia tampil dengan suara emas. Suara emas tentu tidak menyimpan dosa. Jauh mengangkangi kediktatoran presiden Bush terhadap dunia atau kediktatoran Tan Shwee di Myanmar sana. Ketiga, karena memang suara presiden sendiri enak didengar. Inilah sisi objektif yang sulit dilawan dengan pretensi. Dan terakhir, apabila ada orang yang mengatakan suara presiden jelek dan tidak mau membeli rekamannya, tentu ia bisa dipidana dengan pasal karet; penghinaan terhadap presiden. Yang terakhir ini semoga tidak terjadi, sebab UU yang memuat pasal penghinaan itu katanya telah digugurkan oleh Mahkamah Konstitusi.

 

Karir baru presiden ini mesti kita dukung dengan segenap hati. Ada harapan di balik hati sanubari. Pada tahun 2009 nanti, presiden kita ini akan menghiasi panggung hiburan tanah air dan bukan panggung Pemilu. Ia akan menertawakan elit-elit tua yang masih bertarung memperebutkan kursi legislatif dan Presiden. Bila pada tahun 2009, ia dengan legowo tidak mencalonkan diri lagi sebagai presiden maka Presiden kita ini akan mencatatkan sejarah. Ia menjadi mantan presiden pertama yang meninggalkan kenang-kenangan baik bukan kenangan buruk sebagaimana melekat pada Sukarno, Suharto, Habibie, Gusdur dan Megawati. Sebab ia meninggalkan sebuah album emas berisi kompilasi lagu.

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: